diperensiasi
Iya salam jumpa lagi di channel mister Alfi Wanda kawan-kawan cukup lama juga nih saya baru menyapa kawan-kawan sekalian di channel ini kurang lebih baik 4 bulan Saya tidak mengupload tutorial dan panduan diakibatkan beberapa kesibukan yang tidak bisa saya menengok ini channel Oke pada kesempatan kali ini saya menyapa kawan-kawan sekalian assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam Merdeka belajar salam sehat salam dan bahagia Oke kawan-kawan berdasarkan judul video saya kali ini kali ini saya ingin berbagi ke kawan-kawan seperti apa mendesain merancang pembelajaran dengan pendekatan diferensiasi kita ketahui bersama bahwa pembelajaran diferensiasi adalah pembelajaran yang memberikan keluasan kepada murid untuk mengembangkan potensi dirinya nah kita sadari bahwa setiap anak yang datang ke sekolah untuk belajar itu dengan berbagai keragaman beragam minatnya ragam persiapannya ragam gaya belajarnya sudah barang tentu keragaman ini tidak mungkin kita tempuh dengan satu cara yang sama perlu ada pengelompokan perlu ada keberpihakan kita kepada potensi diri anak oleh sebabnya pembelajaran diferensiasi ini adalah solusi yang disepakati untuk digunakan pada program Merdeka belajar maupun di Kurikulum Merdeka nah ini kita mau merancang pembelajaran di kawan-kawan ini tiap sekolah punya piranggaman implementasi kurikulum Merdeka ada tiga jenis kurikulum yang saat ini berlaku di negara kita kurikulum 2013 kurikulum darurat dan kurikulum Merdeka nah saya tidak membahas tentang kurikulumnya kali ini saya akan lebih condong bagaimana merancang mendesain pembelajaran dengan Merdeka maupun untuk kurikulum 2013 nah kita fokusnya itu adalah pada tujuan pembelajaran kegiatan pembelajaran dan asesment-nya seperti apa oke kawan-kawan berhubung karena keragaman kerukulum kita masing-masing ada yang mulai mengimplementasi kurikulum kemerdekaan misalnya yang kita implementasikan adalah sebagian daripada prinsip kurikulum Merdeka dengan terus belajar atau komunitas-komunitas yang ada di lingkungan kita nah kemudian mandiri berbagi ya menjadi berubah sorry mandiri berubah misalnya mulai mengadopsi modul ajar yang ada di platformers boleh menggunakan sepenuhnya di sana atau boleh mengembangkan sesuai dengan keadaan yang terjadi di sekolah kemudian opsi ketiga adalah mandiri berbagi nah mandiri berbagi ini sudah barang tentu mulai dari kosnya ke sp-nya ya kurikulum pendidikan sudah mulai dirubah kemudian mulai menggunakan berbagai regulasi terkait tentang kurikulum Merdeka ya bisa diketahui itu misalnya mulai dari manajemen struktur muatan kurikulumnya dari eee intrakurikuler project profil pelajar Pancasila dan ekstrakurikuler nah oke kita lupakan dulu kurikulum kawan-kawan ya fokus kita kali ini adalah mendesain pembelajaran diferensiasi dengan topiknya arahan kita itu adalah eee tujuan pembelajaran kemudian kegiatan pembelajaran dan asesment Oke penasaran nih seperti apa nih desainnya untuk pendekatan diferensiasi dalam sebuah rancangan pembelajaran ikuti terus video ini sampai selesai
Iya oke kawan-kawan kita langsung saja praktek bagaimana mendesain sebuah pembelajaran dengan pendekatan diferensiasi Oke kita tadi sudah kenal ya diferensiasi itu seperti apa sedikit sudah saya jelaskan dan ini menurut Tomlinson ability classroom dijelaskan bahwa pembelajaran diferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap siswa menyesuaikan proses pembelajaran artinya kita menyesuaikan mengadaptasikan tingkah laku murid potensi murid gaya belajar murid dan kesiapan belajar mereka terhadap tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran itu dan kemudian untuk memenuhi kebutuhan belajar ya kebutuhan belajar anak ini berbeda-beda bukan berarti bahwa pembelajaran diferensiasi berarti bahwa guru harus mengajar dengan 20 atau 25 tergantung jumlah siswa di dalam kelas misalnya 25 anak nih kita harus belajar 25 cara yang berbeda atau mengajar dengan pada saat penilaian dengan 25 soal yang berbeda bukan seperti itu jadi pembelajaran berdiferensiasi juga bukan berarti guru harus mengelompokkan yang pintar dengan yang pintar terus yang kurang dengan yang kurang bahkan sebaliknya bukan pula bahwa memberikan tugas yang berbeda di setiap anak nah jadi pembelajaran diferensiasi ini bukanlah sebuah proses pembelajaran yang merawat ya yang tumbuhan tindih tapi gurunya lebih kreatif untuk memenuhi kebutuhan belajar muridnya yang gurunya kemudian harus membuat beberapa perencanaan pembelajaran sekaligus dimana Guru harus berlari ke sana kemari untuk membantu si a si BC C misalnya dalam waktu yang bersamaan misalnya nah bukan juga seperti itu bukan pula guru tentunya malaikat ya kita ketahui malaikat bersayap misalnya tidak mungkin seperti Superman atau Batman yang bisa terbang ke sana kemari berada di tempat berbeda-beda dalam satu waktu misalnya tidak seperti itu nah lebih detail lagi bahwa pembelajaran berdiferensiasi ini adalah pembelajaran yang mengaku mobil kebutuhan belajar murid ya dengan memberikan keluasan pada murid untuk meningkatkan potensi dirinya sesuai dengan nah sesuai dengan ada tiga konsep ini yang perlu kita perhatikan yaitu kesiapan belajar minat dan profil belajar siswa ini pandangan Tomlinson ya yang kita pakai di pendekatan diferensiasi kali ini atau juga diferensiasi ini eee dapat dikatakan serangkaian keputusan yang yang masuk akal misalnya yang dibuat oleh guru berorientasi kepada kebutuhan kawan-kawan ya jika kita mengacu kepada pembelajaran-pelajaran kita sebelumnya nah di mana kita selalu memutuskan sebuah keputusan dalam merancang pembelajaran yaitu dengan memihak kepada kita tanpa memikirkan kesiapan belajar anak minat dan profil belajar nah sudah barang tentu nih kawan-kawan yang perlu kita siapkan itu yang pertama adalah memetakan kebutuhan belajar murid ya kita katakan dulu yaitu kesiapan belajar kemudian minat belajar dan juga profil belajar murid nah kawan-kawan semestinya sebelum kita merancang pembelajaran kita pastikan dulu kita memiliki data ini sehingga rancangan kita benar-benar memenuhi kebutuhan belajar murid mengembangkan potensi diri anak kemudian berpihak kepada anak kalau belum dapat data ini maka selayaknya dalam pembelajaran diferensiasi belum bisa merancang sebenarnya kita perlu mendapatkan data dapatkan data ini dilakukan seperti apa dia akan Tuhan bisa melakukan asesment awal asesment awal kelas kawan-kawan
sekalian untuk komponen pembelajaran diferensiasi ada 3 ya kawan-kawan yang perlu kita pahami yang pertama itu konten pahami dulu bahwa konten itu meliputi isi apa yang dipelajari siswa biasanya konten ini berupa bahan ajar belajar atau sajian-sajian yang menyangkut tentang kompetensi yang nantinya akan digeluti oleh murid nah mereka akan kaitkan dengan pengalaman hidup mereka bisa juga nanti diproses ya bagaimana siswa mengelola ide dan informasi nah ini biasanya menyangkut tentang metode cara pendekatan model ya strategi dan sebagainya bagaimana kita mengatur siswa dalam sebuah proses sehingga mereka dapat belajar dengan nyaman dengan mengembangkan minat dan bakat mereka dan yang ketiga itu bagaimana siswa menunjukkan apa yang telah dipelajari yaitu produk sejauh ini mungkin produk yang dibuat oleh siswa itu di label oleh guru yang harus begini harus begitu misalnya harus buat laporan marginnya sekian atas bawah kiri kanan kertasnya bahkan kita patok ukuran dan warnanya pun kita pakai nah dalam pembelajaran diferensiasi murid diberi kebebasan untuk memilih jenis produk selama jenis produk itu masih menyangkut tentang kompetensi yang diajarkan dan masih mengacu kepada tujuan yang tidak tercapai nah bapak ibu kawan-kawan sekalian kita kenalin dulu biar lebih tidak diskonsepsi dalam implementasi pembelajaran diferensiasi ya yang pertama kita kenali dulu aspek kebutuhan belajar boy ya sudahkah bapak ibu menyiapkan kesiapan belajar murid berdasarkan mapel yang bapak ibu ampuh di kelas tersebut ya misalnya nih eh matematika misalnya kita akan belajar matematika ya sejauh sejauh awal mungkin kita sudah harus tahu dulu seberapa banyak dan sejauh mana kesiapan belajar anak-anak kita terhadap elemen-elemen pembelajaran matematika atau karakteristik matematika misalnya nih di kelas kelas 1 ya kelas 1 bapak ibu tetapkan atau bisa dilihat di kerangka kurikulum atau diregulasi regulasi yang menyangkut tentang karakteristik matematika kaitkan dengan materi yang akan diajarkan ya fokus pada materi yang akan diajarkan kemudian misalnya ini berhitung ya atau misalnya mengenal jumlah benda dan sebagainya nah dasar-dasar dari ilmu itu untuk mencapai tujuan itu apa saja sih misalnya ya misalnya kemampuan berhitung dari 1 sampai 10 nah tahukah kita berapa banyak yang sudah mampu menghitung di awal ya kemudian bahasa Indonesia misalnya di kelas 4 mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung misalnya ketika kita ingin mempelajari materi tersebut pasti kesiapan belajar yang dibutuhkan itu adalah kemampuan membaca anak kemampuan menginterpretasi anak terhadap sebuah informasi ya apakah ini sudah di data belum berapa banyak anak yang membaca lancar ya yang belum lancar nah gimana kalau tujuan pembelajaran ditentukan misalnya peserta didik dapat mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung sementara ada beberapa anak yang membacanya saja belum mampu nah gimana supaya tujuan pembelajaran ini bisa tercapai nah itu menyangkut kesiapan belajar kawan-kawan ya kemudian untuk minat belajar dan profil belajar ini eee bisa kawan-kawan lakukan dengan observasi wawancara dengan wali kelas sebelumnya dan orang tua atau pemangku pemangku kepentingan yang dianggap terlibat langsung dalam kehidupan anak tersebut ya jadi biasanya kita kenal di asesment diagnostik itu ada asesment kognitif dan non kognitif nah ini bisa juga kita kaitkan dengan kesiapan belajar minat belajar dan profil belajar murid Oke jika kita sudah pahami seperti ini tonton sudah punya data di awal pembelajaran kawan-kawan kita sudah bisa menetapkan rancangan pembelajaran diawali dengan memetakan kompetensi dasar atau pencapaian pembelajaran kemudian mengidentifikasi materi ajar dan merancang pembelajaran termasuk di dalamnya adalah menentukan tujuan pembelajaran.
Ini waktunya nah saya kali ini karena ada sedikit perbedaan kurikulum di sekolah kawan-kawan sekalian saya mempraktikkannya menggunakan bencana rencana pelaksanaan pembelajaran RPP ya ya regulasi yang dipakai dalam penyusunan RPP ini adalah salah satu pokok Merdeka belajar yang diluncurkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan ada empat pokok itu salah satunya adalah penyederhanaan RPP dengan keluarnya surat edaran menteri nomor 14 tahun 2019 ya salah satu prinsip yang bisa kita kembangkan nanti yaitu menggunakan prinsip-prinsip efektif efisien dan berorientasi pada murid namun tidak menutup kemungkinan kawan-kawan 13 komponen RPP yang ada di RPP lama bapak ibu dan kawan-kawan sekalian ini masih bisa dipakai intinya terdapat tujuan pembelajaran langkah-langkah kegiatan pembelajaran dan penilaian pembelajaran nah ini intinya sisanya itu terserah tonton kalau dianggap perlu dipakai kalau misalnya sudah tertulis di silabus tidak perlu ditulis lagi di RPP juga boleh lalu gimana dengan kawan-kawan yang sekolahnya udah menggunakan mobil aja oke ya fokus kita kali ini pada tujuan langkah-langkah dan asesment pengembangannya disesuaikan dengan kurikulum masing-masing dan yang saya tampilkan ini hanya sebuah contoh buat kawan-kawan ya tidak perlu nanti diikuti silakan nanti disepakati bersama dengan teman-teman guru atau dikatakan game juga boleh disepakati seperti apa desain komponen RPP tapi ini yang saya tampilkan hanya sebuah contoh kawan-kawan fokus kita sekali lagi tujuan pembelajaran dia akan pembelajaran dan asesment aja entah itu RPP tetap tiga komponen ini ada ya ya oke ya ini ada satu kasus nih ya bukan kasus sebenarnya ini satu kebutuhan sorry satu kebutuhan belajar di sebuah kelas setelah dilakukan asesment awal ya baik itu kognitif maupun kognitif didapatkan keadaan seperti ini kawan-kawan nah kita coba merancang sebuah pembelajaran dengan keadaan seperti ini ini kebutuhan ini disebut dengan kebutuhan belajar murid nah kita menyesuaikan kebutuhan anak ini ya dengan sumber belajar yang tersedia dengan aset yang tersedia di sekolah sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai oke satu misalnya terdapat eee kelompok minat olahraga sini dan prakarya Oke ini setelah di buat diagnosa di awal didapatkan ada kelompok minat terdiri dari kelompok olahraga kelompok seni dan kelompok prakarya kemudian terdapat 5 anak yang belum dapat membaca lancar Oke ini bukan masalah sebenarnya ini tantangan buat si guru itu bagaimana untuk mencapai sebuah tujuan ketika terdapat 5 anak yang belum dapat membaca lancar sisanya udah bisa membaca misalnya kemudian yang ketiga gaya belajar murid di dalam kelas nah ini ada dua gaya belajar nih yaitu visual dan kinestetik ya Oke berarti kita sudah terbayang bahwa ketika kita menyajikan bahan aja atau mengarahkan siswa di sebuah sumber belajar kita perhatikan juga ada anak yang lebih paham ketika dia menonton video tapi ada anak yang lamban memahami sebuah konsep ketika dia menonton video dia harus membuat menempel bergerak dan sebagainya kemudian berdasarkan assessment awal yang si guru ini buat terdapat 12 anak yang belum mampu memahami keragaman budaya Oke ini karena materinya juga tentang keragaman budaya IPS ya contohnya seperti ini gurunya sudah melakukan asesment awal maka si burung itu sudah boleh merancang pembelajaran nah pembelajaran yang akan dirancang ini kawan-kawan memenuhi kebutuhan belajar anak nah untuk menggapai sebuah tujuan yang sama Oke sekarang kita akan menetapkan tujuan dengan satu tujuan keragaman anak dari 4 poin ini diharapkan bisa mencapai tujuan yang besar seperti tadi yang sudah saya sampaikan bahwa RPP sebanyak jumlah anak kita menyiapkan konten sebanyak jumlah anak bukan ibu ya makanya kita pahami dulu supaya tidak terjadi miskonsepsi oke seperti biasa rancangan atau rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah dan sering bapak ibu kuat itu tampilannya mungkin se kurang lebih seperti ini tapi kalau kawan-kawan mau tambahkan boleh dihilangkan sebagian juga boleh ya tergantung kebutuhan yang ada di sekolah kawan-kawan ya intinya tujuan pembelajaran ini harus ada kemudian kegiatan pembelajaran juga harus ada dan juga penilaian juga harus ada iya kan kan ini saya sengaja memasukkan kompetensi dasar dan saya tambahkan satu profil pelajar Pancasila ini bagi sekolah-sekolah yang kurikulumnya masih kurikulum 2013 tapi ingin mengimplementasikan kurikulum Merdeka sebagian daripada prinsip kurikulum Merdeka yaitu apa yang kita implementasikan yaitu satu pembelajaran diferensiasi dua profil belajar Pancasila 3 mungkin assessment diagnostik ya Oke kalau mau lebih dari itu juga boleh silakan Oke next ya pertama kompetensi dasar ini yang mau diajarkan pada muatan atau pertemuan kali ini adalah kompetensi dasar bahasa Indonesia Indonesia ya dan juga kompetensi dasar IPS dua muatan ini yang akan diajar yang mau ditempuh murid ya nah sekarang kawan-kawan yang pertama kita tentukan dulu tujuan pembelajaran dalam merumuskan sebuah tujuan pembelajaran sudah barang tentu ada koridor-keredoor yang perlu kita perhatikan di Kurikulum 2013 biasanya kita menggunakan rumus abcd ya audience behavior kondisi dan ligiri ya sementara di kurikulum Merdeka itu tujuan pembelajaran itu sering identik dengan menggunakan atau pekerjaan apa ketersediaan konten kompetensi dan ditambahkan juga kalau lebih dengan variasi ya nah tapi karena ini saya fokus ke kurikulum 2013 kita gunakan saja a b c d ya Oke kita bikin tujuan pembelajaran yang pertama ya tujuan pembelajaran yang pertama kawan-kawan yaitu kompetensi dari bahasa Indonesia pengetahuan ini yang akan kita turunkan menjadi tujuan untuk membuat tujuan bapak ibu kita cermati kompetensi dasarnya ya kompetensi dasar di sini adalah mencermati gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan tulis atau visual Oke mencermati gagasan pokok kemampuannya adalah mencermati gagasan pokok dari kegiatan mencermati ini kawan-kawan kita terbayang dulu ya dia bisa apa nantinya misalnya arahnya untuk mengidentifikasi tulisan dulu identifikasi ya ini kompetensi yang ingin dicapai apa dalam tujuan pembelajaran selanjutnya kawan-kawan kita terbayang model media yang akan digunakan sesungguhnya dalam merumuskan tujuan itu langkah-langkah pembelajaran sudah tergambar sebenarnya di sini ya contoh ini kita lihat lagi keadaan yang ada pada data awal kita cek lagi terdapat kelompok minat olahraga sini dan prakarya misalnya terus ada 5 anak yang belum dapat membaca lancar oke ada gaya belajar murid ada yang visual ada yang jenis ketik nah coba kita penuhi ya kita penuhi dulu untuk tujuan ya misalnya saya ini ini tujuan saya mungkin kawan-kawan bisa berbeda lagi gagasan studidik dapat mengidentifikasi gagasan pokok dengan benar
Adalah bacaan karena ada dua titik murid yang punya gaya belajar yang berbeda seperti yang kita sudah dapatkan di awal yaitu kinestetik dan visual ya peserta didik dapat mengidentifikasi gagasan pokok dengan benar Oke ini untuk tujuan pengetahuan.
sekarang kita turunkan tujuan dari KD 4.1 menata informasi yang didapat berdasarkan keterhubungan antar gagasan dalam kerangka tulis apa yang bisa mereka lakukan nih setelah membaca dan menonton video terus mereka mengidentifikasi capaian keterampilannya adalah menata informasi artinya ini apa yang diidentifikasi di pengetahuan bisa saja di di apa ya dibuat dalam bentuk peta konsep atau dipresentasikan atau juga bisa dibuat dalam sebuah produk yang bisa disajikan Oke kita tetapkan ya misalnya kita terbayang dulu dalam kegiatan keterampilan ini metodenya apa yang bisa kita terapkan nanti untuk anak murid kita ya misalnya diskusi Oke atau melalui kegiatan diskusi peserta didik dapat mempresentasikan keterhubungan gagasan pokok dan gagasan pendukung dengan berani oke contoh kalau saya saya tetapkan seperti ini oke di sini kawan-kawan sudah juga tergambar berarti metodenya adalah diskusi nanti sebentar ya cermati baik-baik ya metode diskusi hati-hati kawan-kawan ada anak yang tidak suka gaya belajarnya juga berbeda ada gaya belajar visual ada jenis. Jadi kita nanti akan menjadi acuan dalam menentukan metode diskusi nanti kemudian yang
ketiga kita turunkan kompetensi dasar pengetahuan dari IPS menjadi tujuan pembelajaran Oke mengidentifikasi keragaman sosial ekonomi budaya etnis Oke di provinsi setempat masih luas biasanya tidak harus diajarkan semua dalam satu pertemuan sosial ekonomi budaya etnis dan sebagainya ya saya anggap saja pertemuan ini membahas tentang budaya Oke tentang budaya kita terbayang lagi dalam menentukan tujuan untuk murid dapat mengidentifikasi keragaman budaya apa yang akan kita sajikan apa yang akan kita proseskan nah di sini kawan-kawan saya mencoba membuat tujuannya misalnya saya terbayang karena ini provinsi setempat murid-murid ini saya ajak untuk saling wawancara satu dengan lainnya ya 1 wawancarai temannya atau teman sebangku kemudian menanyakan mengidentifikasi budaya-budaya yang terkait tentang sukunya masing-masing ya melalui sebuah lembar kerja misalnya yang disebutkan nah kalau itu yang hendak dicapai maka saya bisa buat seperti ini melalui kegiatan wawancara peserta didik dapat mengidentifikasi keragaman budaya temannya dengan cepat melalui kegiatan wawancara Oke metodenya berarti wawancara peserta didik dapat mengidentifikasi keragaman budaya temannya dengan cepat nah pada saat kegiatan mengidentifikasi keragaman budaya nah gurunya bisa menyajikan lkpd atau muridnya bisa mendesain sendiri lembar kerjanya tergantung kreativitas dan minat dia ya mungkin dia mau bentuk dalam bentuk komik bentuk infografis peta pikiran dan sebagainya boleh ya tergantung nanti kebutuhan belajar masing-masing oke yang terakhir kita akan menurunkan tujuan dari IPS 4.2 menyajikan hasil identifikasi mengenai keragaman budaya nah ini masih kelanjutan dari sini ya kawan-kawan dari pengetahuan setelah mengidentifikasi melalui proses wawancara mereka akan menyajikan hasilnya melaporkan mempresentasi membuat produk jadi ini menyangkut tentang produk grafika dulu produknya nanti apakah di presentasi atau dikumpulkan nah ini juga tergantung kawan-kawan melihat waktu yang tersedia kalau misalnya di pertemuan pertama atau di sisi awal bahasa Indonesia sudah presentasi sisi duanya kawan-kawan karena waktu mepet kita yang enggak perlu presentasi kumpul aja produknya nanti gurunya yang akan periksa Oke kita menyesuaikan misalnya ya melalui kegiatan identifikasi keragaman budaya peserta didik dapat membuat produk dari hasil identifikasinya dengan tanggung jawab misalnya seperti ini ya di sini sudah terbayang bahwa ada produk yang nanti akan disajikan dari hasil identifikasi ya identifikasi apa identifikasi ini mengidentifikasi keragaman budaya temannya dengan cepat oke mungkin standarnya seperti ini ya ya kalau mau lebih gampang tapi ini sudah diwakili KD yang tersedia gitu Kalau misalnya mau dilebihkan ya boleh atau mau KD 3 dan KD 4-nya digabungkan sehingga jadi dua tujuan saja juga boleh kawan-kawan .
sekarang kita tetapkan profil pelajar Pancasila yang diterapkan oleh murid sebagai penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran ini misalnya nah pemilihan ini juga kawan-kawan pemilihan P3 ya profil belajar Pancasila ini juga kawan-kawan bisa mengacu lagi kepada kegiatan yang telah ditetapkan di tujuan oke di sini ada kegiatan diskusi nih oke nah kita sudah terbayang dalam kegiatan diskusi nanti apa ya profil pelajar Pancasila batang royong itu bagian daripada sesuatu yang ingin diterapkan misalnya ada 6 ya kawan-kawan bisa nanti bisa lancar di Google atau melihat regulasi-regulasi yang menyangkut tentang profil pelajar Pancasila oke yang kedua ini karena berbicara tentang keragaman budaya berarti kita berbicara tentang pendidikan multikultural sangat tepat ini kalau dikuatkan dengan profil belajar Pancasila berkebhinekaan global ini nanti kita lakukan secara tidak langsung dalam pembelajaran ya yang ketiga ada lagi enggak Yang mau ikut masuk dalam pembelajaran ini oh ya ini ada kegiatan mengidentifikasi nah ini sudah bagian daripada kegiatan yang melatih anak untuk berpikir kritis kemudian ada kegiatan menghubungkan gagasan pokok dan gagasan pendukung Oke next kita tetapkan misalnya bernalar kritis oke nah untuk profil pelajar Pancasila yang ingin dicapai bisa kita tulis ter poin seperti ini kawan-kawan ya atau bisa juga kawan-kawan jabarkan dimensinya kemudian elemen-elemen kemudian aktivitas dalam pembelajarannya apa Oke nanti bisa di panduan untuk dimensi elemen dan sub elemennya di panduan profil pelajar Pancasila iya kita akan merancang kegiatan pembelajaran setelah tujuan kita tetapkan sekarang kita akan merancang kegiatan nah kawan-kawan kegiatan awal itu eee tidak perlu saya jelaskan lebih di sini kita semua udah tahu ee biasanya kegiatan awal itu terdiri dari salam sapa mengecek kehadiran mengapa siswa mengecek kebersihan diri kesiapan diri kemudian berdoa untuk supaya ini tidak tentang pilih tulisannya berbelit-belit di RPP nah kita pegang aja prinsip yang dalam menteri nomor 14 tadi ya efektif efisien efektif itu tidak menguras waktu efisien tidak menguras biaya yang terpenting adalah berpihak kepada murid atau yang akomodir kebutuhan belajar murid next kita tetapkan pertama misalnya pembelajaran diawali dengan salam serta mengecek kehadiran mengecek kebersihan diri ya kemudian dilanjutkan dengan berdoa yang dipimpin oleh salah satu peserta didik kemudian di samping itu juga di kegiatan pembelajaran juga eee biasanya ada kegiatan resepsi next ya persepsi ini kawan-kawan ini stimulus awal yang diberikan oleh guru untuk mengaitkan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dimulai nah kalau dalam kurikulum Merdeka itu biasanya lebih ee kita sebut dengan stimulus pertanyaannya pertanyaan pemantik untuk mencapai pemahaman bermakna misalnya Oke kita konsep ya persepsi dulu nah misalnya Saya ingin mengajak murid saya bernyanyi ya karena hari ini saya akan mengajak mereka belajar tentang beragama kita cari lagu yang berkaitan dengan keragaman nah ini juga bagian daripada penguatan kompetensi sosial emosional nah ada kaitannya dengan apresiasi misalnya gini peserta didik diajak untuk menyanyikan lagu dari Sabang Sampai Merauke selanjutnya.
Comments
Post a Comment