2.2 Pengembangan perangkat pembelajaran
Mata kuliah Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Desain Pembelajaran Inovatif) memiliki beban belajar 3 (tiga) sks. Mahasiswa menempuh mata kuliah dengan aktivitas merancang pembelajaran inovatif.
Dalam melaksanakan aktivitas merancang pembelajaran inovatif, Mahasiswa mengacu pada bahan kajian perancangan dan pengembangan kurikulum.
Kegiatan pembelajaran mata kuliah ini terdiri atas empat langkah:
Langkah 4: Eksplorasi alternatif solusi;
Langkah 5: Penentuan solusi;
Langkah 6: Pembuatan rencana aksi; dan
Langkah 7: Pembuatan rencana evaluasi.
Langkah eksplorasi alternatif solusi dilakukan dengan cara mencari sejumlah alternatif solusi dari penyebab masalah yang sudah ditentukan pada Langkah 3, dengan melakukan riset sederhana melalui kajian literatur, wawancara guru/kepala sekolah/pengawas sekolah/rekan sejawat di sekolah, wawancara pakar, dan lainnya yang relevan, serta melakukan analisis kekuatan dan kelemahan (pros dan cons) masing-masing alternatif solusi. Sedangkan untuk bidang BK, eksplorasi alternatif solusi diambil dari data hasil asesmen kebutuhan.
Langkah penentuan solusi dilakukan dengan cara melakukan analisis solusi yang paling relevan dari alternatif solusi yang telah dieksplorasi. Pada analisis penentuan solusi tersebut Mahasiswa berkonsultasi dengan Dosen, Instruktur, dan Guru Pamongnya. Selanjutnya Mahasiswa mempresentasikan hasil analisis solusi atas solusi yang telah dipilihnya disertai dengan penjelasan mengapa ia menentukan solusi tersebut.
Langkah pembuatan rencana aksi dilakukan dengan membuat strategi implementasi berdasarkan penentuan solusi pada Langkah 5. Strategi implementasi ini meliputi pembuatan perangkat ajar dan dapat dilengkapi dengan bentuklainnya yang relevan terhadap pemecahan masalah yang telah diidentifikasi serta relevan terhadap pilihan solusi. Mahasiswa berkonsultasi dengan Dosen, Instruktur, dan Guru Pamong serta melakukan kajian literatur, wawancara guru/kepala sekolah/pengawas sekolah/rekan sejawat di sekolah, wawancara pakar, dan lainnya yang relevan.
Langkah pembuatan rencana evaluasi dilakukan dengan cara membuat instrumen untuk mengukur ketercapaian rencana aksi (Langkah 6) dalam menyelesaikan masalah. Instrumen dapat berupa jurnal refleksi, video, lembar observasi, wawancara, survei kepada siswa/guru/ kepala sekolah/pengawas sekolah/orang tua, artefak hasil belajar siswa, dan sebagainya.
Kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran diakhiri dengan reviu perangkat pembelajaran secara klasikal di bawah bimbingan Dosen dan Guru Pamong.
Khusus pada siklus 1, perkuliahan pengembangan perangkat pembelajaran dilanjutkan dengan uji komprehensif.
Comments
Post a Comment